Articles in the Kaji Category
Oleh : Rahma Diana
Selasa, 4 november 2008 di gedung Teater tertutup taman budaya Sumatra Barat dipentaskan sebuah pertunjukan teater Sekolah Tinggi Seni Indonesia Padang Panjang. Pertujukan teater yang berjudul Tambologi 2, ”Ovolum dan Segumpal Tanah” …
Hikmat Budiman (ketika membedah tulisan Daniel Bell) pernah mengutip tulisan David Harvey yang memuat pendapat Marsall Bermann tentang modernitas. Dalam tulisan tersebut Bermann merinci Modernitas sebagai proyek sejarah yang cepat, simpang siur, dan keras tanpa ampun. Di sisi lain, Marx menyebut fenomena ini sebagai “semua yang padat akan menguap ke angkasa”. Kedua sinyalemen tersebut seolah menegaskan bahwa modernitas akan ditandai pergesekan yang sepertinya tak kenal lagi tapal batas, baik yang berupa ras, culture, idiologi, agama, kebangsaan dan tapal batas yang lain. Semuanya serba cair.
Secara umum Juju Masunah mengatakan dalam makalahnya; Diharapkan pendidikan seni memiliki peranan dalam pembentukan pribadi siswa yang harmonis antara logika, etika, rasa estetis, dan artistik dalam pengembangan kreatifitas, dan dalam menumbuhkan kesadaran dan kemampuan berapresiasi terhadap keragaman budaya (Yayah Khisbiyah, Pendidikan Apresiasi Seni, 2004: 123). Pertanyaan yang mesti dijawab; sudahkah pendidikan seni musik menjalankan peranannya?
Oleh Edy Utama
Orang Minangkabau sedang berada di persimpangan jalan. Persimpangan antara masa lalu dan masa kini. Maju sulit, mundurpun susah. Godaan masa kini dan masa depan, yang digerakkan oleh kekuatan kapitalisme global, telah menggoda cukup …
Oleh: Sahrul N
Dunia pendidikan di Indonesia secara umum dalam sepuluh tahun terakhir ini mengalami kemunduran yang sangat signifikan, terutama sejak bergulirnya era reformasi. Mahasiswa seperti tidak lagi mempercayai pendidikan formal yang dikelola oleh pemerintah yang …

