<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><!-- generator="WordPress/2.7" -->
<rss version="0.92">
<channel>
	<title>pituluik.com</title>
	<link>http://pituluik.com</link>
	<description>fakta berestetika</description>
	<lastBuildDate>Tue, 01 Dec 2009 05:57:30 +0000</lastBuildDate>
	<docs>http://backend.userland.com/rss092</docs>
	<language>en</language>
	
	<item>
		<title>Diklat Jurnalistik Tingkat Lanjut STSI Padangpanjang</title>
		<description>UKM Pers STSI Padangpanjang pada tanggal 10,11, dan 12 Desember 2009 akan melaksanakan "Diklat Jurnalistik Tingkat Lanjut" di Ruang Seminar Tari dengan mengundang pembicara yang terdiri dari praktisi jurnalistik SUMBAR dan Nasional diantaranya :

1. Mustafa Ismail S.E (Redaktur Mingguan Koran Tempo ) dengan judul materi "Jurnalistik Seni II "

2. Tedi ...</description>
		<link>http://pituluik.com/diklat-jurnalistik-tingkat-lanjut-stsi-padangpanjang</link>
			</item>
	<item>
		<title>Pendidikan Politik Perlu</title>
		<description>"Pendidikan politik dan kepemerintahan layak di terapkan kepada mahasiswa di berbagai perguruan tinggi," ujar Anggota DPRD Kota Padang Panjang Drs Batlimus kepada PITULUIK di ruang kerjanya akhir pekan lalu. Kata Batlimus, pembelajaran politik tidak harus menempatkannya sebagai konten kurikulum, tetapi lebih sebagai bagian dari kegiatan pendidikan non kurikuler.

"Pendidikan politik bisa ...</description>
		<link>http://pituluik.com/pendidikan-politik-perlu</link>
			</item>
	<item>
		<title>Teater Syahid Mentas di STSI</title>
		<description>Selasa, tepatnya 11 November 2008 lalu, Sekolah Tinggi Seni Indonesia (STSI) Padang Panjang kedatangan tamu dari Labor Teater Syahid Jakarta. Selain untuk menampilkan pertunjukan teater, kedatangan rombongan ini juga bertujuan untuk lebih meningkatkan jalinan silahturahmi dengan keluarga besar segenap civitas akademika STSI Padang Panjang, khususnya jurusan teater.

Tema "Kubangan" yang dipilih ...</description>
		<link>http://pituluik.com/teater-syahid-mentas-di-stsi</link>
			</item>
	<item>
		<title>Menuju Pendidikan Tinggi yang Kualitatif</title>
		<description>Oleh : Q-Noy 

Kondisi pendidikan di negara kesatuan Republik Indonesia saat ini makin carut marut. Apakah kita yang berada di wilayah pendidikan dan yang menjalaninya hanya bisa menjalani apa yang diseting oleh orang-orang yang menginginkan ini semua. Dimana selama 32 tahun kita dibodohi oleh negara-negara investor yang mengambil keuntungan dari ...</description>
		<link>http://pituluik.com/menuju-pendidikan-tinggi-yang-kualitatif</link>
			</item>
	<item>
		<title>43 Tahun STSI Padangpanjang; Semarak Dies Songsong Perubahan Status</title>
		<description>Selama seminggu, terhitung dari tanggal 10 Desember sampai dengan 18 Desember 2008 kampus Sekolah Tinggi Seni Indonesia (STSI) Padang Panjang semarak dengan berbagai kegiatan yang telah disusun dalam rangka menyambut ulang tahun kampus atau Dies Natalis ke 43. Acara tahunan dengan anggaran dana dari lembaga sebesar Rp.31.000.000,- ini mengangkat tema ...</description>
		<link>http://pituluik.com/43-tahun-stsi-padangpanjang-semarak-dies-songsong-perubahan-status</link>
			</item>
	<item>
		<title>Tambologi 2 “Ovolum dan Segumpal Tanah”</title>
		<description>Oleh : Rahma Diana

Selasa, 4 november 2008 di gedung Teater tertutup taman budaya Sumatra Barat dipentaskan sebuah pertunjukan teater Sekolah Tinggi Seni Indonesia Padang Panjang. Pertujukan teater yang berjudul Tambologi 2, ”Ovolum dan Segumpal Tanah” adalah karya dari seorang dosen muda STSI Padang Panjang jurusan seni teater, Dede Pramayoza S.Sn ...</description>
		<link>http://pituluik.com/tambologi-2-%e2%80%9covolum-dan-segumpal-tanah%e2%80%9d</link>
			</item>
	<item>
		<title>Institusi (Pendidikan) Seni, Liberalisasi dan Karakter (kesenimanan)</title>
		<description>Oleh: Edy Suisno*

Hikmat Budiman (ketika membedah tulisan Daniel Bell) pernah mengutip tulisan David Harvey yang memuat pendapat Marsall Bermann tentang modernitas. Dalam tulisan tersebut Bermann merinci Modernitas sebagai proyek sejarah yang cepat, simpang siur, dan keras tanpa ampun. Di sisi lain, Marx menyebut fenomena ini sebagai “semua yang padat akan ...</description>
		<link>http://pituluik.com/institusi-pendidikan-seni-liberalisasi-dan-karakter-kesenimanan</link>
			</item>
	<item>
		<title>Pendidikan Musik : Masalah, Sebab dan Akibatnya</title>
		<description>Oleh: Yogi Andika H. L.

Secara umum Juju Masunah mengatakan dalam makalahnya; Diharapkan pendidikan seni memiliki peranan dalam pembentukan pribadi siswa yang harmonis antara logika, etika, rasa estetis, dan artistik dalam pengembangan kreatifitas, dan dalam menumbuhkan kesadaran dan kemampuan berapresiasi terhadap keragaman budaya (Yayah Khisbiyah, Pendidikan Apresiasi Seni, 2004: 123). Pertanyaan ...</description>
		<link>http://pituluik.com/pendidikan-musik-masalah-sebab-dan-akibatnya</link>
			</item>
	<item>
		<title>Pendidikan Budaya Minangkabau</title>
		<description>Oleh Edy Utama
Orang Minangkabau sedang berada di persimpangan jalan. Persimpangan antara masa lalu dan masa kini. Maju sulit, mundurpun susah. Godaan masa kini dan masa depan, yang digerakkan oleh kekuatan kapitalisme global, telah menggoda cukup banyak orang Minang.
Godaan ini tidak saja dialami anak-anak mudanya, tetapi juga melanda banyak orang tua. ...</description>
		<link>http://pituluik.com/pendidikan-budaya-minangkabau</link>
			</item>
	<item>
		<title>Fenomena Lembaga Pendidikan Tinggi Seni</title>
		<description>Oleh: Sahrul N
Dunia pendidikan di Indonesia secara umum dalam sepuluh tahun terakhir ini mengalami kemunduran yang sangat signifikan, terutama sejak bergulirnya era reformasi. Mahasiswa seperti tidak lagi mempercayai pendidikan formal yang dikelola oleh pemerintah yang mereka anggap hanya menipu mereka. Informasi yang mereka peroleh lewat media massa tentang lembaga pendidikan ...</description>
		<link>http://pituluik.com/fenomena-lembaga-pendidikan-tinggi-seni</link>
			</item>
</channel>
</rss>
