Camin

Kesenian dan Kebudayaan adalah jiwa bangsa. Hancurlah siapa yang melupakan akal budi. Pondasi sebuah masyarakat yang maju adalah tradisinya. Maka belajar yang terbaik adalah dari sejarah.

Cipeh

Sepatah kata, Seiring berita. Sesuatu yang kecil menjadi besar karena sebuah alasan. Anda ingin tahu alasan besar dibalik sebuah berita kecil? disini tempatnya!

Garak

Dunia kata, dunia tanpa suara. Hanya rajutan huruf yang berirama. Tapi memahaminya membuat kita mengerti, bahwa dunia tak pernah mati, dari informasi.

Kaji

Dunia kampus. Tempat ide bertemu semangat. Tempat akal bertemu kejujuran hati. Kata siapa? disinilah tempatnya menemukan jati diri, untuk siapa yang bertanya.

Ranah

Opini anda tentang dunia. Kami peduli, juga orang yang tak pernah berhenti mendengarkan. Apapun bisikan Anda, pastikan semua orang mendengarnya, melalui KacaPemirsa.

Home » Garak

“Pemburu Emas” Bukan Dokumenter Melainkan Sebuah Catatan

Submitted by on Thursday, 15 January 20094 Comments

Pemutaran film dokumenter bertajuk “Pemburu Emas” karya Adri Yandi S.Sn, Jumat (28/11) lalu, memang memukau ratusan pasang mata di Gedung Pertunjukan Hoerijah Adam STSI Padang Panjang. Selain disaksiakan segenap civitas akademika kampus setempat, pemuataran film karya dosen Jurusan Televisi yang bertepatan dengan pameran foto bertajuk “Wanita Dari Bukit Tui” karya Dira Herawati S.Sn ini, juga dihadiri sejumlah perwakilan siswa SMA Negeri 1 Padang Panjang dari ekskul pengembangan diri audiovisual dan teater.

Catatan - Gusnita Linda

Pemburu emas memberikan point of view (sudut pandang, red) berbeda dari yang selama ini berkembang di kalangan masyarakat luas. Bahwa emas merupakan simbol dari kekuasaan, kekayaan, dan lambang kemakmuran. Sedangkan pada kenyataannya emas disisi lain cukup berperan untuk menciptakan kemiskinan. Terlebih tambang darek (darat) yang terdapat di Muaro Sijunjung ini menambag lahan subur, mengobrak–abriknya dan dibiarkan begitu saja setelah tidak produktif lagi. Alhasil, lahan yang tadinya subur tidak dapat lagi digunakan karena struktur tanah yang sudah tidak teratur lagi.pemburu-emas

Mengubah paradigma seperti itulah yang ingin dicapai Adri Yandi. Karya yang mendapat bantuan dari program Balit (bantuan penelitian) ini dimulai sejak Juli sampai November 2008. Walau dana dari Balit kurang memadai untuk proses karya ini tetapi Adri Yandi dan tim produksi “Pemburu Emas” tidak kehabisan akal. Yang penting proses kreatif dan pengalaman empiris jauh lebih berharga dari hasil akhirnya. Sehingga kualitas bisa saja berada pada posisi nomor dua.

Secara visual, pertunjukan film “Pemburu Emas” ini patut mendapat acungan jempol. Tetapi secara isian atau data yang disodorkan bisa dikatakan masih kurang dari sempurna. Karena sejarah penambangan ini maupun nara sumber yang harusnya dapat dihadirkan, justru tidak didatangkan. Diakui Adri, riset yang dilakukan memang sangat minim, bahkan hanya mengandalkan informasi dari Roza Mulyati SS M.Si, dosen jurusan Tari STSI Padang Panjang yang berasal dari Muaro Sijunjung.

“Riset yang kita lakukan memang tergolong sangat minim. Bahkan karena keterbatasan dana, pengambilan gambar juga dilakukan hanya sebanyak dua kali,” ujar Adri.(***)

4 Comments »

  • Adi Krishna said:

    Bravo, Adriyandi!!! Keep up the good work. I’m proud of you, man!!!

  • yusril black teater said:

    sebuah dokumenter, sebuah profil dan catatan yang tertinggal. ok. terus berkarya

  • fay said:

    mannnnnnnnnnnnnnntap coy

  • mary james potter said:

    lumayan bagus bagi seorang pemula…..xp
    kebetulan waktu saya lihat acara orkestra di stsi klo gk salah sih bulan des pi gk ingat tnggalnya?
    akting teaternya keren deh, cukup menyita perhatian.oya mo nanya neh ada gk private course non gelar jurusan krya selam 1 taon…………….???
    mohon bantuannya y…..

Leave your response!

Add your comment below, or trackback from your own site. You can also subscribe to these comments via RSS.

Be nice. Keep it clean. Stay on topic. No spam.

You can use these tags:
<a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

This is a Gravatar-enabled weblog. To get your own globally-recognized-avatar, please register at Gravatar.