STSI Rekrut 13 Pegawai Baru; Kebutuhan Tenaga Pengajar Meningkat
Untuk lebih meningkatkan mutu dan kualitas pembelajaran dan keadministrasian, Sekolah Tinggi Seni Indonesia (STSI) Padang Panjang membuka gelombang penerimaan pegawai. Dari 144 orang pelamar yang ikut berjuang guna memperebutkan sejumlah posisi pada pelaksanaan tes yang digelar sepanjang 6 hingga 8 Oktober lalu itu, pihak STSI hanya meloloskan sebanyak 11 orang pelamar untuk tenaga dosen, dan dua pelamar untuk staff Bidang Administrasi dan keuangan (BAU).
Pembantu Ketua II Lazuardi S.Kar M.Hum kepada PITULUIK menerangkan, gelombang penerimaan pegawai baru di lingkungan STSI Padang Panjang telah menjadi ketentuan dari pihak Dikti. Sesuai kebutuhan, sebutnya, untuk tahun 2008 pihak lembaga hanya membutuhkan 15 orang pegawai baru.Para pelamar yang dinyatakan lulu selanjutnya akan ditempatkan pada posisi masing-masing, baik sebagai staff pengajar, maupun sebagai tenaga administrasi.
“Test yang dilalui meliputi test nasional, test substansi yang terdiri dari 60 soal, dan wawancara. Sistem penilaian untuk setiap tahapan dilakukan secara nasional. Kita hanya melaksanakan, tapi tetap pusat yang akan memutuskan,” ungkap Lazuardi. Seluruh tahapan test langsung dikelola oleh pihak rektorat sebagai otorita kampus.
Disebutkan, khusus untuk jurusan televisi, pihak STSI juga membuka gelombang penerimaan untuk tujuh orang tenaga dosen, dengan jumlah pendaftar sebanyak tiga orang dari lulusan S1 televisi. Jurusan seni murni membutuhkan tiga orang dosen. Jurusan Kriya membutuhkan satu orang dosen, dengan jumlah pelamar sebanyak 37 orang. Jurusan tari membutuhkan satu orang dosen, dengan jumlah pendaftar sebanyak 18 orang. Jurusan musik musik satu orang dosen, dengan pendaftar sebanyak tujuh orang. Sementara jurusan karawitan membutuhkan satu dosen dengan jumlah pendaftar sebanyak 22 orang.
Sedangkan di teater juga membuka gelombang penerimaan untuk satu orang staf pengajar, dengan jumlah pendaftar sebanyak 13 orang. Untuk posisi staf kantor, STSI membutuhkan satu orang tenaga lulusan teknik computer dan seorang staf akuntasi lulusan D3 akuntansi. Jumlah pendaftar untuk staf kantor ini sebanyak 15 orang lulusan teknik computer, 13 orang lulusan D3 akuntansi.
“Jumlah pegawai untuk posisi tenaga pengajar yang dibutuhkan tahun ini memang jauh meningkat jika dibandingkan dengan penerimaan pada tahun sebelumnya. Dimana untuk tahun 2007 lalu, STSI hanya menerima sebanyak sembilan orang staf pengajar. Kondisi ini berbanding terbalik dengan kebutuhan untuk posisi staf kantor, yang pada tahun ini hanya menerima dua orang saja,” terang Lazuardi.
Ditemui terpisah, Pimpinan BAU STSI Padang Panjang Yulhemi SH kepada PITULUIK menuturkan, jika pada 2008 ini STSI membutuhkan sebanyak 15 orang tenaga pengajar dan dua orang staf administrasi. Namun karena kurangnya jumlah pendaftar untuk mengisi posisi staf pengajar pada jurusan televisi, STSI hanya merekrut sebanyak 11 orang dosen.(ipunk)




Leave your response!