Camin

Kesenian dan Kebudayaan adalah jiwa bangsa. Hancurlah siapa yang melupakan akal budi. Pondasi sebuah masyarakat yang maju adalah tradisinya. Maka belajar yang terbaik adalah dari sejarah.

Cipeh

Sepatah kata, Seiring berita. Sesuatu yang kecil menjadi besar karena sebuah alasan. Anda ingin tahu alasan besar dibalik sebuah berita kecil? disini tempatnya!

Garak

Dunia kata, dunia tanpa suara. Hanya rajutan huruf yang berirama. Tapi memahaminya membuat kita mengerti, bahwa dunia tak pernah mati, dari informasi.

Kaji

Dunia kampus. Tempat ide bertemu semangat. Tempat akal bertemu kejujuran hati. Kata siapa? disinilah tempatnya menemukan jati diri, untuk siapa yang bertanya.

Ranah

Opini anda tentang dunia. Kami peduli, juga orang yang tak pernah berhenti mendengarkan. Apapun bisikan Anda, pastikan semua orang mendengarnya, melalui KacaPemirsa.

Home » Utama

STSI Wisuda 36 Mahasiswa “Kembangkan Kreatifitas Diri”

Submitted by on Thursday, 15 January 2009No Comment

Ketua STSI Padang Panjang Prof Dr Daryusti M.hum dihadapan 36 wisudawan/ wisudawati pada acara wisuda mahasiswa tahun akademik 2007/ 2008, Kamis (18/12) lalu berharap, agar setiap lulusan dapat lebih mengembangkan kreatifitas diri, khususnya dalam menghadapi tantangan dan setiap perubahan produk seni kedepan.

“Berakhirnya masa studi reguler di STSI pada saat ini, secara otomatis telah menuntut saudara untuk kembali belajar dalam arti yang luas, yakni belajar kematangan kemandirian dan cendikia. Ingat, kesarjanaan saudara di tuntut di tengah-tengah masyarakat,” pesan Daryusti.

Dikatakan, menyongsong wacana perubahan status STSI menjadi ISI, pihaknya juga telah membuka kesempatan bagi setiap lulusan yang ingin melanjutkan studi ke jenjang S-2. Jika tidak ada aral melintang imbuh Daryusti, jadwal perkuliahan telah akan dimulai pada 2009 mendatang.

“Saya himbau kepada alumni maupun yang diwisuda hari ini, agar dapat memanfaatkan kesempatan ini untuk melanjutkan studi ke program Pascasarjana. Apalagi persoalan terkait wacana perubahan status dari STSI menjadi Institut Seni Indonesia (ISI) Padangpanjang, juga telah sudah disetujui. Dan sekarang hanya menunggu Surat Keputusan dari Presiden,” paparnya.

Jika dilihat dari aspek akademik sebut Daryusti, di STSI Padang Panjang saat ini terdapat tujuh prodi. Lima prodi yang telah terakreditasi diantaranya Prodi Seni Karawitan, Seni Tari, Seni Musik, Seni Teater dan Seni Kriya. Hanya tinggal Prodi Televisi dan Seni Murni yang belum terakreditasi. Persoalan ini akan tetap menjadi prioritas, karena jelas berkaitan dengan kelayakan program satuan pendidikan di tingkat prodi.

“Tuntutan ini berkaitan dengan jaminan kualitas secara akademik untuk memasuki dunia kerja baik menjadi pegawai negeri maupun swasta. Tahun depan diharapkan dua prodi yang tersisa sudah terakreditasi,” ujar Daryusti optimis.

Secara bertahap sebut Daryusti, peningkatan kualitas dosen akan terus diperhatikan sesuai dengan kompetensi dan disiplin ilmu masing-masing. Lebih jauh dikatakan, jika kondisi tenaga pengajar STSI Padangpanjang saat ini antara lain terdiri dari kualifikasi pendidikan S-1 sebanyak 85 Orang, Pascasarjana (S-2) sebanyak 119 orang dan Guru Besar sebayak 2 orang. Sementara yang sedang menyelesaikan pendidikan; S-3 berjumlah 10 orang.

“Dalam kesempatan ini, kami juga berharap agar pemerintah daerah dapat memamfaatkan lulusan STSI Padangpanjang untuk pengembangan seni budaya Melayu di masing-masing daerahnya,” harap Daryusti seraya menambahkan, jika dari 36 orang wisudawan/i itu antara lain terdiri dari lulusan Seni Karawitan enam orang, Seni Tari 14 Orang, Seni Musik 12 orang, Seni Kriya tiga orang dan Jurusan Seni Teater satu orang.(ipunk)

Leave your response!

Add your comment below, or trackback from your own site. You can also subscribe to these comments via RSS.

Be nice. Keep it clean. Stay on topic. No spam.

You can use these tags:
<a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

This is a Gravatar-enabled weblog. To get your own globally-recognized-avatar, please register at Gravatar.