fbpx

tips menggunakan tissue basah

Tips Menggunakan Tissue Basah

Tissue basah adalah pelengkap dalam kehidupan sehari-hari apalagi untuk perlengkapan anak. Hal ini karena tissue sangat mudah di dapati serta memiliki harga yang murah.

Namun, tissue basah sendiri memiliki beragam macam merek dan fungsi. Ada yang aman untuk anak-anak dan ada yang tidak.

Mungkin bagi kaum ibu-ibu hal ini sangat membingungkan untuk memilih, apakah yang ukurannya tipis atau tebal? Yang memiliki aroma atau yang netral?

Agar tidak usah pusing-pusing lagi, silahkan simak artikel dibawah ini tentang tips menggunakan tissue basah untuk anak baik yang tebal ataupun yang tipis.

tips menggunakan tissue basah

Anda wajib mencermati tissue basah sebelum menggunakannya karena tissue basah dibagi menjadi beberapa jenis, yaitu:

Sebelumnya kita bahas terlebih dahulu tentang 3 Jenis tissue Basah.

  1. Tissue basah bayi:

mengandung zat antibacterial tetapi tidak mengandung alkohol sehingga tidak bisa digunakan untuk membersihkan permukaan benda.

Tissue basah ini lah yang direkomendasikan untuk dipakai anak. Jangan asal menggunakan tissue basah kepada anak karena bisa menyebabkan iritasi pada kulit anak.

Tissue basah untuk anak ini juga terbagi atas beberapa tipe diantaranya:

1. Tipe kontainer

Ini adalah jenis tisu basah anak yang paling umum, dengan bentuk kotak dan penutup flip di bagian atasnya. Bila sudah habis, jenis tisu basah ini juga tersedia dalam bentuk refill yang bisa langsung diisi ke dalam wadahnya.

2. Tipe travel wipes

Tisu basah ini khusus dibawa bepergian. Biasanya produk ini tersedia dalam dua bentuk kemasan praktis. Pertama, dalam bentuk kotak plastik kaku yang bisa dibuka dengan mudah. Kedua, dalam bentuk plastik dengan penutup ala stiker. Sayangnya, penutup ala stiker ini sering sulit untuk ditutup erat kembali.

3. Tipe ekstra tebal

Jika Anda ingin meminimalkan kontak dengan kotoran bayi, tipe ini mungkin lebih cocok untuk Anda. Selain tidak gampang menembus karena tebal, tisu jenis ini juga mengandung lebih banyak air.

4. Tipe khusus kulit sensitif

Untuk bayi dengan masalah ruam popok, Anda bisa memilih tisu basah bayi khusus kulit sensitif. Taipi harganya cenderung lebih mahal dibanding tipe lainnya.

5. Tipe dengan pewangi

Tisu basah bayi yang dilengkapi pewangi juga menjadi pilihan bagi sebagian ibu. Tapi berhati-hatilah karena produk tisu ini mengandung bahan-bahan yang dapat mengiritasi kulit Si Kecil.

2. Tissue basah biasa:

mengandung kadar alkohol dan bahan aktif tertentu yang bermanfaat membersihkan permukaan tubuh maupun benda tetapi tidak boleh digunakan pada wajah.

Nah buat yang sering menggunkan tissue basah hati-hati ya jangan asal menggunakan tissue basah ke wajah. Karena hal tersebut dapat membahayakan kulit wajah karena alkohol yang terdapat pada tissue.

Gunakanlah tissue ini untuk membersihkan tangan setelah menyentuh benda yang kita tidak tau bakteri apa yang ada di benda tersebut.

3. Tissue basah disinfektan:

mengandung bahan aktif yang berfungsi seperti cairan disinfektan sehingga dapat digunakan untuk membersihkan permukaan benda tetapi tidak dapat digunakan untuk tubuh.

Menggunakan tissue basah untuk satu kali pakai saja karena tissue basah yang sudah mengering akan kehilangan kemampuan untuk membersihkan dan membasmi mikroorganisme penyebab penyakit.

Mengusapkan sehelai tissue basah untuk satu permukaan benda saja. Hindari penggunaan tissue basah berulang kali pada beberapa benda karena hal ini justru memicu penyebaran kotoran dan mikroorganisme penyebab penyakit yang tak kasat mata.

Hal yang penting untuk diperhatikan:

  • Menghentikan penggunaan tissue basah jika terjadi tanda-tanda alergi pada kulit, misalnya kulit jadi gatal-gatal, kering, mengelupas, atau memerah.
  • Memprioritaskan tisu basah dengan tekstur embossed supaya bisa membersihkan tubuh atau permukaan benda secara maksimal.
  • Menutup kemasan tissue basah rapat-rapat dan menyimpannya di tempat sejuk agar tidak mudah mengering, misalnya di lemari pendingin atau ruangan ber-AC. Cara menyimpan tissue basah yang benar sangat penting untuk meminimalkan kontaminasi mikroorganisme pada tissue basah tersebut.

Nah itulah tips menggunakan tissue basah yang baik dan benar. semoga bermanfaat