Bukan main manusia yang satu ini. Karena kesungguhan hatinya untuk mengikuti dakwah Rasulullah SAW, beliau memberanikan diri untuk menjadi mualaf.
Rekomendasi Produk
Temukan produk menarik dengan penawaran terbaik.
MUSYAFFA Mukena Dewasa Mewah 3in1 Silk Armani Jacguard Almeera Series
Harga tercantum Rp237.500
MODOFO Tumbler Stainless 710ml, Botol Minum Tahan Panas dan Dingin
Harga tercantum Rp49.000
HSD Black Garlic Solo Bawang Hitam Tunggal Premium BPOM Halal Fermentasi 90 Hari
Harga tercantum Rp51.000
BELI 2 HEMSET 50%Bedak Hairline Waterproof Anti Keringat, Penebal Rambut Alami - COCOK UNTUK PRIA & WANITA
Harga tercantum Rp53.999
ROK SPAN KNIT Bodycon Bawahan Cantik
Harga tercantum Rp20.582
Obat Anti Ketombe Ampuh & Obat Ketombe Parah - Bantu Redakan Gatal & Kulit Kepala Berkerak
Harga tercantum Rp99.000
Beberapa tautan produk merupakan tautan afiliasi.
Tentu saja hal tersebut membuat anggota keluarga dan masyarakat sekitarnya menjadi marah karena pada saat itu, orang yang menganut islam masihlah sangat sedikit.
Akhirnya beliau mendapatkan siksaan dari kaum kafir Quraisy. Namun beliau tetap memegang teguh keimanannya kepada Allah SWT sehingga beliau mendapatkan karomah.
Ketika hukuman dilaksanakan dengan memasukkan tubuh mualaf ini, semua orang melongo seakan tak percaya. Mereka berguman bukankah hanya Nabi Ibrahim as yang diberikan mukjizat seperti itu.
Kisah ini diceritakan oleh Ibnu Wahab dari Ibnu Lahi’ah dalam kitab Al Shahabat.
Adalah Dzu’aib bin Kilab yang mendapatkan karomah hebat tersebut.
Meskipun digertak oleh pemimpin Quraisy agar meninggalkan Islam, namun beliau menolaknya mentah-mentah.
“Apakah kamu tidak takut kalau tubuhmu dilempar ke bara api itu?” gertak pemimpin Quraisy.
Namun dengan keberanian yang sangat luar biasa, Dzu’aib justru tersenyum dan meminta izin untuk berdoa terlebih dahulu kepada Allah SWT.
Dialog tawar menawar tersebut akhirnya menjadi buntu, dan akhirnya tubuh Dzu’aib dilempar ke bara api yang menyala.
Namun apa yang terjadi….
Semua mata terbelalak seperti layaknya Nabi Ibrahim as, tubuh Dzu’aib kebal terhadap api. Seolah dingin saja di tengah kobaran api. Tubuhnya tak terbakar sedikit pun.
Subhanallah….

Penggiat literasi digital, WordPress dan Blogger
website: alber.id , andesko.com , pituluik.com
