Gempa M 7,4 Guncang Filipina, Satu Orang Tewas Tertimpa Tembok
Rekomendasi Produk
Temukan produk menarik dengan penawaran terbaik.
MUSYAFFA Mukena Dewasa Mewah 3in1 Silk Armani Jacguard Almeera Series
Harga tercantum Rp237.500
MODOFO Tumbler Stainless 710ml, Botol Minum Tahan Panas dan Dingin
Harga tercantum Rp49.000
HSD Black Garlic Solo Bawang Hitam Tunggal Premium BPOM Halal Fermentasi 90 Hari
Harga tercantum Rp51.000
BELI 2 HEMSET 50%Bedak Hairline Waterproof Anti Keringat, Penebal Rambut Alami - COCOK UNTUK PRIA & WANITA
Harga tercantum Rp53.999
ROK SPAN KNIT Bodycon Bawahan Cantik
Harga tercantum Rp20.582
Obat Anti Ketombe Ampuh & Obat Ketombe Parah - Bantu Redakan Gatal & Kulit Kepala Berkerak
Harga tercantum Rp99.000
Beberapa tautan produk merupakan tautan afiliasi.
Manila – Guncangan dahsyat terjadi di selatan Filipina pada Jumat (10 Oktober 2025) pagi. Gempa bumi dengan magnitudo 7,4 mengguncang kawasan lepas pantai Mindanao, menewaskan sedikitnya satu orang dan sempat memicu peringatan tsunami untuk wilayah pesisir Filipina, Indonesia, dan Palau.
Menurut laporan US Geological Survey (USGS), pusat gempa berada di perairan sekitar 20 kilometer dari wilayah Manay, Davao Oriental, dengan kedalaman 25 kilometer. Gempa terjadi sekitar pukul 09.43 waktu setempat dan terasa kuat di sejumlah kota di Mindanao, termasuk Tagum, Mati, dan Davao.
🔹 Korban Jiwa dan Kepanikan Warga
Kepolisian Filipina melaporkan seorang warga tewas akibat tertimpa tembok runtuh di kota Mati, salah satu kota besar yang berada paling dekat dengan pusat gempa.
Selain itu, beberapa warga dilaporkan mengalami luka ringan karena berlarian saat berusaha menyelamatkan diri.
Seorang pejabat lokal di kota Tagum, Wes Caasi, mengatakan kepada AFP bahwa suasana menjadi kacau saat gempa mengguncang.
“Orang-orang panik, mereka berteriak dan berlarian,” ujarnya.
Video amatir yang beredar di media sosial memperlihatkan para pekerja berhamburan turun dari rangka pohon Natal logam setinggi 20 meter yang sedang mereka hias di pusat kota.
🔹 Aktivitas Sekolah dan Kantor Dihentikan
Pemerintah Provinsi Davao Oriental segera mengumumkan penangguhan kegiatan belajar mengajar hingga pemberitahuan lebih lanjut.
Para pekerja non-esensial juga dipulangkan untuk memastikan keselamatan mereka.
Seorang jurnalis lokal di kota Davao, Kath Cortez, mengaku sempat terkejut dengan kekuatan guncangan tersebut.
“Saya terkejut dengan kekuatannya. Kami semua langsung keluar rumah,” ucapnya kepada AFP.
Beberapa rumah warga dilaporkan mengalami retakan kecil, sementara listrik dan komunikasi di sejumlah wilayah terputus akibat guncangan.
🔹 Peringatan Tsunami Sempat Dikeluarkan
Sesaat setelah gempa terjadi, otoritas Filipina langsung mengeluarkan peringatan tsunami untuk warga pesisir Mindanao dan wilayah sekitarnya.
Warga di beberapa daerah sempat mengungsi ke tempat yang lebih tinggi sebagai langkah antisipasi.
Namun, Pusat Peringatan Tsunami Pasifik (PTWC) kemudian mencabut peringatan tsunami pada Jumat siang setelah memastikan tidak ada ancaman gelombang besar yang signifikan.
“Tidak ada lagi ancaman tsunami dari gempa ini,” tegas PTWC dalam pernyataannya.
🔹 Dampak dan Upaya Penanganan
Otoritas lokal masih terus melakukan penilaian kerusakan di wilayah terdampak, terutama di kota Mati, Tagum, dan Davao Oriental.
Hingga kini belum ada laporan mengenai kerusakan berat pada infrastruktur vital seperti jembatan, rumah sakit, atau bandara.
Pemerintah Filipina juga telah mengaktifkan tim tanggap darurat untuk membantu evakuasi warga serta memastikan pasokan listrik dan komunikasi segera pulih.
🔹 Indonesia dan Palau Sempat Waspada
Selain Filipina, Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Indonesia serta otoritas di Pulau Palau sempat mengeluarkan peringatan dini tsunami.
Meski demikian, setelah situasi dinyatakan aman, peringatan tersebut juga dicabut.
Hingga Jumat sore, tidak ada laporan korban jiwa maupun kerusakan di wilayah Indonesia timur seperti Sulawesi Utara dan Maluku.
🔹 Warga Diminta Tetap Waspada
Meskipun ancaman tsunami telah berakhir, otoritas setempat mengimbau masyarakat tetap waspada terhadap gempa susulan.
Warga diingatkan untuk selalu mengikuti informasi resmi dari pemerintah dan menghindari penyebaran kabar tidak benar di media sosial.
🗓 Fakta Singkat Gempa Filipina 10 Oktober 2025
-
Magnitudo: 7,4
-
Waktu: 09.43 pagi waktu setempat
-
Pusat Gempa: 20 km dari Manay, Davao Oriental
-
Kedalaman: 25 km
-
Korban: 1 orang meninggal, beberapa luka ringan
-
Status Tsunami: Sempat dikeluarkan, kini dicabut
🔸 Baca Berita Internasional Terbaru Hanya di Pituluik.com
Ikuti terus berita internasional terkini hanya di pituluik.com.
Dapatkan pembaruan seputar bencana alam, politik dunia, dan isu global terkini dengan gaya berita yang informatif dan terpercaya.

Penggiat literasi digital, WordPress dan Blogger
website: alber.id , andesko.com , pituluik.com
