Pertarungan sengit di hari pertama Playoff MPL Indonesia Season 16 menghadirkan drama lima game penuh ketegangan. Evos Esports akhirnya berhasil menumbangkan Dewa United Esports dengan skor tipis 3-2, memastikan langkah mereka ke babak selanjutnya untuk menantang sang penguasa klasemen reguler, ONIC Esports.
Rekomendasi Produk
Temukan produk menarik dengan penawaran terbaik.
MUSYAFFA Mukena Dewasa Mewah 3in1 Silk Armani Jacguard Almeera Series
Harga tercantum Rp237.500
MODOFO Tumbler Stainless 710ml, Botol Minum Tahan Panas dan Dingin
Harga tercantum Rp49.000
HSD Black Garlic Solo Bawang Hitam Tunggal Premium BPOM Halal Fermentasi 90 Hari
Harga tercantum Rp51.000
BELI 2 HEMSET 50%Bedak Hairline Waterproof Anti Keringat, Penebal Rambut Alami - COCOK UNTUK PRIA & WANITA
Harga tercantum Rp53.999
ROK SPAN KNIT Bodycon Bawahan Cantik
Harga tercantum Rp20.582
Obat Anti Ketombe Ampuh & Obat Ketombe Parah - Bantu Redakan Gatal & Kulit Kepala Berkerak
Harga tercantum Rp99.000
Beberapa tautan produk merupakan tautan afiliasi.
Kemenangan dramatis ini juga menandai performa luar biasa Erlan, yang tampil sebagai bintang utama dengan dua kali menyabet gelar Player of the Game, bahkan mencatatkan Savage pertama di babak playoff musim ini.
Game 1: Savage Erlan Buka Kemenangan EVOS
Pertandingan Match 2 Quarterfinals (Best of 5) langsung dibuka dengan tensi tinggi. Dewa United melakukan kejutan lewat draft hero dengan menempatkan Maybee menggunakan Lapu-Lapu di Gold Lane. Sementara itu, Evos mempercayakan Erlan pada Granger, Marksman andalan mereka.
Draft Dewa United: QINN (Alice), Reyy (Fanny), Octa (Lou Yi), Muezza (Grock), Maybee (Lapu-Lapu)
Draft EVOS: Rendyy (Phoveus), Alberttt (Fredrinn), Roundel (Zhuxin), Kyy (Kalea), Erlan (Granger)
Evos tampil luar biasa dominan di Game 1. Erlan benar-benar menunjukkan kualitasnya sebagai ujung tombak Macan Putih. Dalam laga berdurasi 15 menit 46 detik, Evos menutup permainan dengan skor 15-6, dan Erlan mencetak Savage pertamanya di Playoff MPL ID S16. Dengan catatan 13 kill dan 1 assist tanpa sekalipun terbunuh, Erlan dinobatkan sebagai Player of the Game.
Game 2: QINN Balas dengan Joy, Dewa United Samakan Kedudukan
Dewa United langsung membalas di Game 2. QINN tampil memukau dengan hero Joy di EXP Lane, membawa timnya menguasai tempo permainan. Kombinasi serangan agresif dari Reyy dan koordinasi tim yang solid membuat Evos tampak kewalahan.
Draft Dewa United: QINN (Joy), Reyy (Hayabusa), Octa (Lunox), Muezza (Grock), Maybee (Lapu-Lapu)
Draft EVOS: Rendyy (Phoveus), Alberttt (Lancelot), Roundel (Zhuxin), Kyy (Hilda), Erlan (Granger)**
Pertandingan berlangsung 14 menit 45 detik dengan skor 16-8 untuk Dewa United. QINN terpilih sebagai Player of the Game berkat rotasi efektif dan kemampuan bertahan luar biasa dengan Joy, mencatat 3 kill dan 3 assist.
Game 3: QINN Kembali Jadi Momok
Momentum Dewa United berlanjut di Game 3. QINN kembali menggunakan Joy, sementara Maybee beralih ke Harith untuk memperkuat Gold Lane. Evos sempat mencuri momentum setelah mengamankan Lord di menit ke-13:33, namun Dewa United berhasil membalikkan keadaan.
Laga berlangsung ketat hingga menit ke-21. Dewa United akhirnya menutup Game 3 dengan skor 13-10 dan unggul 2-1 dalam seri. QINN kembali terpilih sebagai Player of the Game, menjadikan dirinya motor kemenangan tim.
Game 4: Granger Erlan Hidupkan Harapan EVOS
Dalam tekanan, Evos kembali ke strategi andalan mereka. Erlan lagi-lagi memegang Granger, sementara Alberttt diberikan peran penting sebagai jungler dengan Yi Sun-Shin. Strategi ini terbukti efektif.
Rendyy membuka permainan dengan first blood lewat Alice, memberi semangat baru bagi tim. EVOS menutup Game 4 dengan skor 11-5 hanya dalam 14 menit 6 detik — game tercepat di pertandingan ini. Erlan kembali tampil mematikan dengan 8 kill dan 2 assist tanpa death, sekaligus memaksa laga berlanjut ke Game 5.
Game 5: EVOS Kunci Kemenangan 3-2
Partai penentuan berlangsung sengit. Dewa United memilih komposisi seimbang dengan Yi Sun-Shin sebagai jungler dan Ruby di Gold Lane, sementara Evos tetap percaya pada kombinasi andalan Erlan (Granger) dan Alberttt (Hayabusa).
Kedua tim saling kejar dalam perolehan kill hingga menit ke-11. Namun titik balik datang saat Erlan mencetak Triple Kill, membuka jalan bagi EVOS untuk mengamankan Lord.
Pertandingan ditutup pada menit ke-17:04 dengan skor 17-11 untuk EVOS Esports. Erlan kembali terpilih sebagai Player of the Match berkat performa luar biasa dengan 11 kill dan 5 assist.
Kemenangan ini membawa Evos Esports melaju ke Upper Bracket Semifinals, di mana mereka akan berhadapan dengan ONIC Esports, sang penguasa klasemen reguler. Sementara itu, Dewa United Esports harus mengakhiri perjalanan mereka di Playoff MPL ID S16 dengan perjuangan yang patut diapresiasi.
🔥 Ikuti terus pembaruan berita dan analisis lengkap seputar MPL ID, esports, dan dunia gaming lainnya hanya di Pituluik.com — tempat terbaik untuk pecinta game dan kompetisi digital Indonesia!

Penggiat literasi digital, WordPress dan Blogger
website: alber.id , andesko.com , pituluik.com