Bahan:
• Tutut (keong sawah) 1 kg
• Bawang merah 7 siung
• Bawang putih 4 siung
•Lengkuas seruas jari manis
• Jahe 1 cm
• Daun salam 5 lembar
• Serai 2 buah
• Kunyit 2 buah sebesar jari kelingking
• Cabai sesuai selera
• Gula, garam, penyedap secukupnya
• minyak
• Air beras
Langkah :
Rekomendasi Produk Untuk Anda
- Tutut biasanya mudah ditemukan di pasar tradisional, mintalah pada penjualnya untuk membersihkan bagian belakang tutut. Setelah itu cuci dengan air bersih sampai terasa lebih kesat.
- Selanjutnya siapkan beras sebanyak yang biasa dimasak untuk keperluan sehari hari, lalu cucilah. Airnya cuciannya yang pertama tampung di dalam wadah yang berisi tutut. Diamkan semalam penuh. Berasnya bisa lanjut dimasak seperti biasa, buat dimakan bareng tutut juga enak.
- Setelah didiamkan semalaman, buang air rendamannya kemudian siapkan bumbu tumis diantaranya bawang merah, bawang putih, lengkuas, jahe, kunyit, dan cabai dihaluskan.
- Panaskan wajan dengan minyak sekitar satu sinduk sayur. Setelah panas tumis bumbu tumis sampai harum, lalu masukan tutut, daun salam dan serai dengan air sebanyak 500ml.
- Aduk sampai merata lalu tutup wajan. Diamkan sampai sekitar 20 menit lalu masukan garam gula dan penyedap sesuai selera aduk kembali.
- Tutut siap dihidangkan.

Penggiat literasi digital, WordPress dan Blogger
website: alber.id , andesko.com , upbussines.com , pituluik.com




[…] Blogger Indonesia membentuk opini publik melalui berbagai cara, termasuk membagikan informasi, membahas isu-isu terkini, dan mempengaruhi persepsi masyarakat. Mereka juga menggunakan media sosial untuk mempromosikan konten mereka dan membangun komunitas yang besar. Menurut data dari Hootsuite, lebih dari 150 juta orang di Indonesia menggunakan media sosial, sehingga peran blogger dalam mempromosikan konten mereka menjadi sangat penting. Baca Juga: Resep Tutut Sawah Bumbu Kuning […]